Jumat, 29 April 2016

Manfaat Berenang Untuk Bayi

Bayi yang sering diajak bermain di kolam renang, memiliki keseimbangan dan kemampuan memahami lebih baik dibandingkan yang tidak pernah diajak berenang. Keterampilan fisiknya saat dewasa juga akan menjadi lebih baik. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Norwegian University of Science and Technology.

Perbedaan ini terlihat bahkan ketika anak-anak sudah berusia lima tahun. Professor Hermundur Sigmundsson dan Profesor Brian Hopkins membandingkan 19 bayi yang sering diajak bermain ke kolam renang dengan 19 bayi yang tidak pernah bermain dalam kolam renang.

Kelompok bayi yang suka berenang, secara teratur dua kali dalam seminggu selama dua jam berenang mulai usia 2-3 bulan sampai sekitar 7 bulan. Saat usia lima tahun, mereka dilihat kemampuannya dalam sebuah sesi khusus, yaitu mengapung di atas air, menyelam, melompat dari tepi kolam, dan menggapai objek yang mengambang.

Para peneliti menemukan hasil mengejutkan. "Kami melihat dengan jelas bahwa bayi itu adalah perenang terbaik dalam latihan yang berkaitan dengan keseimbangan dan kemampuan mencapai sesuatu, "kata Profesor Sigmundsson.

Hanya dibimbing secara sederhana oleh instruktur, bayi berusia tiga bulan mampu berada dalam posisi yang seimbang di air. "Instruktur mampu membuat bayi tiga bulan berasa dalam posisi seimbang," kata Sigmundsson.

Bayi yang melakukan latihan tertentu saat berenang, menurut Sigmundsson juga akan membuahkan hasil baik. "Ini sangat menarik bahwa program pelatihan renang bagi bayi berpengaruh di masa depan mereka. Perkembangan kemampuan menjaga keseimbangan dan berpadu dengan pengalaman dan pembelajaran."


Selama 9 bulan menjadi perenang didalam air ketuban, Anda harus percaya bahwa bayi juga perenang yang “hebat” di bulan awal kelahirannya. Kegiatan ini akan menyenangkan, dan tidak perlu takut bayi akan tersedak atau kemasukan air, asalkan Anda perhatikan hal berikut: 

  1. Bayi memiliki refleks untuk menahan nafasnya saat kepalanya berada didalam air dan kemampuan refleks ini akan menghilang saat ia berusia 12 -18 bulan.
  2. Dengan mengajak bayi berenang, Anda membantu melatih kaki dan tangan, jantung, paru paru serta sistem pernafasan bayi. 
  3. Pastikan bayi sehat. Batasi waktu. Untuk usia 4-7 bulan cukup 10 menit saja, agar bayi tidak sakit dan menelan terlalu banyak air. 
  4. Bayi yang sering di ajak berenang biasanya lebih mudah untuk makan dan tidur.
  5. Bayi bisa lebih dulu berenang didalam air sebelum ia bisa mengapung di permukaan.
  6. Untuk pelampung, pilih pelampung yang digunakan pada kedua pangkal lengan untuk melatih keseimbangannya.
  7. Tetap awasi bayi sambil mengajaknya bermain dalam air.  

Lakukan kegiatan berenang secara bertahap. Mulailah dengan mengajaknya bermain dulu di pinggir kolam. Biarkan bayi Anda menikmati cipratan-cipratan air di tubuhnya. Sehingga keberaniannya sedikit demi sedikit timbul. Begitu dia sudah mulai menikmatinya, pelan-pelan gendong masuk ke dalam kolam renang, biarkan dia tetap dekat dengan Anda sehingga dia tetap merasa aman. Jika sudah mulai nyaman dan akrab dengan air, barulah ajari dia berenang. 

Ayo ajak bayi berenang akhir minggu ini…